MY PROFILE

| 26/10/12 | 0 komentar |


Hello nama saya Yudana Saputra bisa di panggil Yuda atau Yudana, arti dari nama ku itu saya tidak tahu hanya orang tua ku yang tahu. Saya hanya mensyukuri namaku yang mereka berikan. Saya lahir di Jakarta pada tanggal 19 juli 1992 . Saya anak ke-1 dari 2 bersaudara. Ibu saya seorang pegawai negeri sipil dan ayah saya seorang wirausahawan dan adik saya masih sekolah kelas 2 SMA.
                Latar belakang pendidikanku pertama kali masuk TK saat umur 4tahun di TK Putra 6 Jakarta saat itu saya dan keluarga masih tinggal di rumah mbahku salah satu perumahan di Lebak Bulus. Setelah itu saya melanjutkan sekolahku di SDN Bojong Rawa Lumbu 9 di Bekasi. Saat itu aku dan keluarga sudah tinggal di Bekasi. Setelah lulus dari SD aku melanjutkan sekolah di SMP Mutiara Baru Bekasi lalu melanjutkan sekolah di SMK Karya guna 1 Bekasi. Dan sampai saat ini setelah lulus dari SMK aku melanjutkan kuliah di Universitas Gunadarma.
                Cita-citaku bukanlah sesuatu hal yang menakjubkan hanya ingin menjadi orang yang sukses bisa membahagiakan dan bisa di banggakan oleh orang tua.satu pengalamanku yang takan pernah kulupakan adalah saat aku kelas 2 karena SMK siswa wajib untuk PKL (Praktek Kerja Lapangan), dari pihak sekolah di kolektifkan untuk PKL. Saat itu aku PKL di pabrik Denko yang ada di kawasan industry MM 2000. Dari situ aku bisa merasakan gimana kerasnya dan capeknya bekerja, apalagi di pabrik. Sampai dari shift 1 yang kerjanya pagi, shift 2 yang berangkanya sore sampai malem hari dan shift 3 yang malem hari baru mulai sampai pagi.semua itu sudah aku rasakan suka dukanya. Walau upahnya tidak begitu besar apalagi jika bolos dikurangi uang upahnya tetapi buatku itu adalah suatu pengalaman untuk kelak aku benar-benar bekerja. Kedisiplinan bekerja pun aku rasakan dan aku dapatkan saat itu.
                Pandangan hidupku yaitu jalani perintah agama dan jauhi larangannya dan aku hanya ingin berusaha jadi lebih baik. ( Badegos Ronggas )

JKT48 - Ponytail to Shushu (Lyric)

| 11/07/12 | 0 komentar |


Lebih cepat dari hari di kalender
Akupun meyingsingkan lengan baju
Matahari pun mulai terasa dekat
Ku merasa musim telah mulai berubah

Laut yang biru
Di tepi pantai itu
Ingin jumpa denganmu
Ku telanjang kaki bermain air

Poniiteru (terus melangkah) dihembus angin
Kamupun berlari (akupun berlari) di atas pasir
Poniiteru (terus melangkah) kamu menoleh
Dengan senyumanmu senyuman musim panas dimulai

Mentari sinari ruang kelas
Hawa tepat tuk terbuai lamunan
Melihat kamu yg duduk di depanku
Membuat rasa sakit timbul di dada

Walau ku suka
Namun tak terucapkan
Hanya pada sosokmu
Kubisikan perasaanku

Poniiteru (membuat kusedih) di dalam mimpi
Seluruh dirimu seluruh diriku ingin miliki
Poniiteru (membuat kusedih) cinta tak terbalas
Matapun bertemu saat ini kita sebatas teman

Rambut panjangmu yang terkuncir
Ikat polkadot shushu
Ikatan cinta itu takan bisa kulupakan
Jika kusentuh akan menghilang ilusi ini

Poniiteru (janganlah kau lepas) tetaplah membisu
Seperti dirimu seperti diriku kita berlari
Poniiteru (janganlah kau lepas) sampai kapanpun
Tetaplah menjadi si gadis yang riang selamanya

Lalala lalala…..

JKT48 - Gokigen Naname na Mermaid (Lyric)

| | 0 komentar |


Menjelang musim panas di pantai (di pantai)
Ombak yang menjatuhkan domino (wo wo wo)
Di atas papan berdiri diriku (diriku)
Balik badan dan melompat

Aku ditinggalkan, ditinggalkan dirinya
Di pantai pasir putih


Perasaan tidak enak, si putri duyung cinta 
Padahal sudah lama tidak kesini
Perasaan tidak enak, tapi tetap perhatikanku
Suara itu pun tak tersampaikan

Balasan sang matahari    


Di dalam ombak yang bergulung (bergulung)
Kamu putar badan dan menari (wo wo wo)
Dirimu adalah penyihir laut (penyihir laut)
Ikan yang mendamba hati

Di sinar mentari, membentang tentang itu
Dan berlari menerjang


Tak sanggup lagi menunggu, kayuhan dari cintamu
Hanya hatiku mulai berenang
Tak sanggup lagi menunggu, tiupan cinta dekatmu
Di atas pasir itu aku bertengkar  

Celana jeans dan kemeja

Ungkapan terimakasih Melody JKT48 atas kemenangan tim Spanyol

| 01/07/12 | 0 komentar |

Melody JKT48
Melody salah satu personil JKT48 mengungkapkan terimakasih kepada Spanyol. Walaupun dia tidak mendukung tim Spanyol dalam ajang Euro kali ini, ungkapan terimakasih ini diberikan mungkin (gak tau juga saya hehe) karena tim yang di dukungnya yaitu England & Germany telah kalah sebelumnya oleh Italy. Ungkapan ini di ucapkan pada akun twitternya. Selain berterimakasih kepada Spanyol karena telah mengalahkan Italy, Melo juga senang karena melihat Ballotelli manyun dan mengatakan  “why always me'nya sdg tdk berlaku di final td”
Hehehe ^-^V


KURVA PENAWARAN 2

| 05/04/12 | 0 komentar |


 Kurva penawaran adalah suatu kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang telah ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X). 

Contoh:
 seorang pemuda memiliki bisnis dagang assesoris. Lalu pemuda itu membuat daftar barang yang ditawarkannya. Jumlah assesoris yang ditawarkan Ruki-san pada berbagai tingkat harga yaitu



Kurva penawaran bergerak dari kiri bawah ke kanan atas, artinya apabila harga asseoris naik maka jumlah pakaian batik yang ditawarkan ikut mengalami kenaikan. Dari contoh di atas dapat dilihat, bila harga assesoris dari Rp.460.000 menjadi Rp. 670.000 maka terjadi penambahan penawaran sebanyak 15 yaitu dari 10 menjadi 25. maka grafiknya sebagai berikut








KURVA PENAWARAN

| | 0 komentar |


Kurva penawaran dapat didefinisikan sebagai :

                “Yaitu  suatu  kurva  yang  menunjukkan  hubungan  diantara  harga  suatu barang tertentu dengan jumlah barang tersebut yang ditawarkan”. 

  •   Kalau  penawaran  bertambah  diakibatkan  oleh  faktor-faktor  di  luar harga, maka supply   bergeser ke kiri atas.
  •  Kalau berkurang kurva supply bergeser ke kiri atas .
  •   Terbentuknya harga pasar ditentukan oleh mekanisme pasar .
 
Berikut contoh perhitungan dan grafik kurva penawaran









































 Source: Buku Ekonomi Mikro Universitas Gunadarma