Laporan Ilmiah (Bahasa Indonesia 2)

| 20/05/13 | 0 komentar |
Pengertian Laporan Ilmiah
Cerita yang dibawakan oleh seseorang kepada orang lain yang diteliti secara khusus. Pernyataan formal hasil penelitian, tentang sesuatu hal yang memerlukan informasi yang pasti, dibuat oleh seseorang atau sebuah lembaga.Laporan juga dapat sebagai sesuatu macam dokumen yang disampaikan atau menyampaikan informasi mengenai sebuah masalah yang telah atau tengah diselidiki, dalam bentuk fakta-fakta yang diarahkan kepada pemikiran atau tindakan yang akan diambil. Laporan pada dasarnya suatu bentuk penyampaian dan perjanjian fakta-fakta dan pemikiran-pemikiran guna tindakan.
 
Jenis-jenis Laporan ilmiah

Jenis-jenis laporan ilmiah yang utama ialah esei ilmiah, kertas kerja, laporan kajian, tesis dan disertasi.

  1. Esai ilmiah merujuk karangan ilmiah yang pendek tentang topik atau permasalahan berdasarkan data yang diperolehi melalui rujukan perpustakaan dan / atau kerja lapangan. Penghuraiannya bersifat rasional-empiris dan objektif. 
  2. Kertas kerja ialah penulisan ilmiah yang memaparkan sesuatu faktaatau permasalahan berdasarkan data kerja lapangan dan / atau rujukan perpustakaan. Analisis dalam kertas kerja adalah lebih serius serta bersifat rasional-empiris dan objektif. Kertas kerja biasanya ditulis untuk diterbitkan dalam jurnal akademik atau dibentangkan dalam pertemuan ilmiah seperti seminar, bengikel dan sebagainya.
  3. Laporan kajian atau penyelidikan ialah penulisan ilmiah yangmenyampaikan maklumat atau fakta tentang sesuatu kepada pihak lain. Penghuraiannya juga bersandarkan kepada metodologi saintifik dan berdasarkan data kerja lapangan dan / atau rujukan perpustakaan. 
  4. Tesis ialah penulisan ilmiah yang sifatnya lebih mendalam. Tesismengungkapkan pengetahuan baru yang diperoleh daripada pengamatan atau penyelidikan sendiri. Penulisan ilmiah ini melibatkan pengujian hipotesis bagi membuktikan kebenaran. Tesis biasanya ditulis oleh pelajar peringkat Sarjana Muda Kepujian dan peringkat Sarjana serta perlu dipertahankan di hadapan panel viva-vocĂȘ.
  5. Disertasi ialah penulisan ilmiah tahap tertinggi dalam hierarkipancapaian akademik, iaitu untuk mendapatkan gelaran Doktor Falsafah (Ph.D). Disertasi melibatkan fakta berupa penemuan penulis sendiri berdasarkan metodologi saintifik dan analisis yang terperinci. Seperti tesis, disertasi juga perlu dibentangkan dan dipertahankan di hadapan panel atau lembaga viva-voce.

Fungsi Laporan Ilmiah

Fungsi penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:
  • Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif
  • Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber
  • Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan
  • Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis
  • Memperoleh kepuasan intelektual
  •  Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan
  • Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya

Ciri-ciri Laporan ilmiah yang baik
 
   Sikap penulis dalam laporan ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.

Syarat Laporan Ilmiah

  • Penulisannya berdasarkan hasil penelitian, disertai pemecahannya
  • Pembahasan masalah yang dikemukakan harus obyektif sesuai  realita/ fakta
  • Tulisan harus lengkap dan jelas sesuai dengan kaidah bahasa, Pedoman Umum
  • Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD), serta Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI)
  • Tulisan disusun dengan metode tertentu
  • Tulisan disusun menurut sistem tertentu
  • Bahasanya harus lengkap, terperinci, teratur, ringkas, tepat, dan cermat sehingga tidak terbuka kemungkinan adanya ambiguitas, ketaksaan, maupun kerancuan.  

Source: www.4shared.com

Tugas Teknik Kompilasi (Analisa Leksikal)

| 23/04/13 | 0 komentar |


NAMA      : Yudana Saputra  
KELAS      : 3KA28 
NPM         : 18110703

Analisa Leksikal Program Grade Nilai dengan Bahasa C

 
Hasil Analisa Leksikal:
1. Identifier: #include <stdio.h>
2. Reserve Word: (Float,Int,If-else,Return)
3. Nilai Konstanta: (0.7 , 0.3)
4. Operator (*,+,=,%,>=,<=)

KODING

 Penjelasan:

        Include merupakan fungsi dasar program yang mempunyai arti sekumpulan perintah operasi program yang dapat menerima argumen input dan dapat memberikan hasil output yang dapat berupa nilai ataupun sebuah hasil operasi. menyusun kode program agar terlihat lebih rapi dan kemudahan dalam debugging program. Lalu variable yang ingin digunakan seperti Integer untuk membaca angka. Dan float digunakan untuk bilangan decimal pada variable dan outputnya nanti. Lalu masukan output pernyataan variable menggunakan printf dan scanf untuk menyatakan inputan variabelnya. Lalu masukan rumus perhitungan untuk menghitung nilai uas dengan uts nilai=(uts*0.7)+(uas*03);                                           
             Lalu program untuk menyatakan kondisi dimana hasil nilainya genap atau ganjil. Printf(“\nAnda lulus dengan nilai %d (Genap)\n”,nilai); dan Printf(“\nAnda lulus dengan nilai %d (Ganjil)\n”,nilai);.Lalu kondisi untuk menentukan grade nilainya apakah A,B,C,D atau E . terakhir return digunakan untuk mengembalikan nilai pada opsional.
                                            
OUTPUT



       Maka jika dijalankan outputnya seperti ini , masukan nilai UTS lalu UAS lalu akan dihitung hasil nya dan dinyatakan genap atau ganjil dan disertakan keterangan Gradenya A,B,C,D, atau D  

Download file:
http://upload.ugm.ac.id/608Analisa Leksikal Program Grade Nilai dengan Bahasa C.pdf




 

Silogisme dan Entimem

| 14/04/13 | 0 komentar |

 Silogisme

Silogisme termasuk dalam penalaran deduktif. Deduktif merupakan salah satu teknik untuk mengambil simpulan dalam sebuah karangan. Sebenarnya jenis silogisme banyak, tetapi yang dibahas di sini hanya satu jenis, yaitu silogisme golongan ada yang mengistilahkan silogisme kategorial.

Dalam silogisme terdapat dua premis dan satu simpulan. Premis merupakan pernyataan yang dijadikan dasar untuk menarik simpulan. Kedua premis itu adalah premis umum (premis mayor) dan premis khusus (premis minor).


  • Premis umum berisi pernyataan yang menyatakan semua anggota kelompok atau kumpulan sesuatu yang memiliki sifat atau ciri tertentu.       
  • Premis Khusus menyatakan seseorang atau sesuatu anggota kelompok atau kumpulan sesuatu itu
  • Kesimpulan menyatakan seseorang atau sesuatu anggota kelompok sesuatu itu memiliki sifat atau ciri tertentu
.


Silogisme Kategorial 

Silogisme Kategorial adalah silogisme yang semua proposisinya merupakan kategorial. Proposisi yang mendukung silogisme disebut dengan premis yang kemudian dapat dibedakan menjadi premis mayor premis yang termnya menjadi predikat, dan premis minor premis yang termnya subjek. Yang menghubungkan di antara kedua premis tersebut adalah term penengah.



Contoh silogisme Kategorial

My : Tidak ada manusia yang sempurna
Mn : Sonya adalah manusia
K : Sonya tidak sempurna

My : Semua pejabat mempunyai wewenang di pemerintahan
Mn : Susi tidak memiliki wewenang di pemerintahan
K : Susi bukan pejabat


Silogisme Alternatif

Silogisme alternatif adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Kesimpulannya akan menolak alternatif yang lain. 

Contoh Silogisme Alternatif

My: Ono Erena berada di Osaka atau Tokyo
Mn: Ono Erena berada di Tokyo
K :  Jadi, Ono Erena tidak berada di Osaka

My : Panda suka Bambu atau Ikan
Mn : Kucing suka Bambu
K : Jadi, Panda tidak suka Ikan


Silogisme Hipotesis

Silogisme hipotetis atau silogisme pengandaian adalah semacam pola penalaran deduktif yang mengandung hipotesis. Silogisme hipotetis bertolak dari suatu pendirian, bahwa ada kemungkinan apa yang disebut dalam proposisi itu tidak ada atau tidak terjadi. Premis mayornya mengandung pernyataan yang bersifat hipotetis.

Contoh Silogisme Hipotesis

My: Jika hari ini hujan saya akan tidur
Mn: Hari ini hujan
K : Maka saya akan tidur seharian

My: Jika saya lapar maka saya akan makan lagi
Mn: Saya lapar
K: Maka saya akan makan lagi


Entimem

Entimem atau Enthymeme berasal dari bahasa Yunani “en” artinya di dalam dan “thymos” artinya pikiran adalah sejenis sylogisme yang tidak lengkap, tidak untuk menghasilkan pembuktian ilmiah, tetapi untuk menimbulkan keyakinan dalam sebuah entimem, penghilangan bagian dari argumen karena diasumsikan dalam penggunaan yang lebih luas, istilah "enthymeme" kadang-kadang digunakan untuk menjelaskan argumen yang tidak lengkap dari bentuk selain silogisme.Menurut Aristoteles yang ditulis dalam Retorika, sebuah "retorik silogisme" adalah bertujuan untuk pembujukan yang berdasarkan kemungkinan komunikan berpendapat sedangkan teknik bertujuan untuk pada demonstrasi

Contoh Entimem

My: Proses fotosintesis memerlukan sinar matahari
Mn: Pada malam hari tidak ada matahari
K: Pada malam hari tidak mungkin ada fotosintesis.

My: Anak-anak yang berumur di atas sebelas tahun telah mampu berpikirformal.
Mn: Siswa kelas VI di Indonesia telah berumur lebih dari sebelas tahun
K  : Siswa kelas VI di Indonesia telah mampu berfikir formal

Source: http://id.wikipedia.org